Langsung ke konten utama

Postingan

KEMAJUAN PERADABAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM MASA DAULAH ABBASIYAH ( BAGIAN 3 )

  e. Seni Budaya        Peradaban Islam dalalm bidang seni budaya, sastra mancapai puncak kejayaannya pada masa Daulah Abbasiyah. Kota Baghdad menjadi kota pusat studi ilmu, seni dan sastra. Kemajuan ini disebabkan karena proses asimilasi (pertemuan budaya) antara bangsa Arab dengan bangsa lainnya. Apalagi setelah kegiatan penerjemahan berbagai macam buku dari Yunani, India, Byzantium, dan Persia ke dalam bahasa Arab. Perkembangan peradaban yang dapat diidentifikasi dalam bidang seni budaya dan sastra seperti :    Seni Arsitektur        Seni arsitektur ini sangat digemari oleh para khalifah. Seni arsitektur ini sangat berguna untuk keperluan membangun gedung, masjid, istana, madrasah, dan kantor pemerintahan. khalifah Abbsiyah tidak segan-segan mendatangkan arsitek-arsitek dari Byzantium, Yunani, Persia, dan India untuk mendisain bangunan dan mengajarkan seni arsitektur bangunan kepada orang Abbasiyah.  Bukti dari kemajuan pradaban...
Postingan terbaru

KEMAJUAN PERADABAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM MASA DAULAH ABBASIYAH ( BAGIAN 2 )

  c.       Politik dan Militer    Bidang Politik Dalam bidang politik Daulah Abbasiyah menjalan hubungan persahabatan yang baik dengan negara-negara lain, diantaranya: 1. Menjalin kerjasama politik dengan Raja Frank di sebagian wilayah Andalusia (Spanyol). Tujuannya adalah, untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh Daulah Umayyah. 2. Menjalin hubungan dengan Afrikan Barat. Tujuannya adalah, menambah kekuatan dan keuasaan   Abbasiyah di Baghdad, Irak.  Bidang Militer          Daulah Abbasiyah pernah mencapai profesionalisme militer yang terjadi pada periode pertama dan periode kedua pemerintahannya. Sekitar 100 tahun lamanya kebijakan politik dan militer sepenuhnya mandiri ditangan para khalifah Daulah Abbasiyah, tanpa dipengaruhi oleh bangsa manapun. . Setidaknya ada empat periode kepemimpinan Daulah Abbasiyah dalam mewujudkan kemandirian politik dan militer : 1. Periode pertama (750-847 M)...

KEMAJUAN PERADABAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM MASA DAULAH ABBASIYAH ( BAGIAN 1 )

  a.       Pengembangan Ilmu Pengetahuan               Daulah Abbasiyah yang berkuasa selama lima setengah abad, adalah salah satu pemerintahan dalam sejarah Islam yang sangat mementingkan usaha perkembangan peradaban Islam. Telah banyak prestasi yang ditorehkan oleh Daulah Abbasiyah, dari perluasan wilayah, pengembangan ilmu pengetahuan hingga seni bangunan arsitektur.             Periode awal pemerintahan, Daulah Abbasiyah memiliki khalifah-khalifah yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, seperti ; Khalifah Abu Ja’far Al-Mansyur . Dikenal sebagai seorang khalifah yang cinta ilmu pengetahuan, sehingga harta dan kekuasaaanya dimanfaatkan untuk pengembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan.             Pada periode inilah landasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan...

Keruntuhan Daulah Abbasyiah

Kekhilafahan daulah Abbasiyah tidak dapat lagi mengendalikan dan mengawasi jalannya roda pemrintahan daerah di wilayah kekuasaan daulah Abbasiyah sepanjang kawasan Mediterania dengan Asia Tengah. Akibatnya, muncul disintegrasi antara kekuatan-kekuatan sosial dan  kelompok-kelompok moral. Seiring dengan itu, terjadi kehancuran semangat juang  bangsa Arab, perbudakkan, kehidupan mewah, minum-minuman keras, nyanyi- nyaian yang rutin dipertunjukan dilingkungan istnana, merupakan faktor lain yang  melemahkan semangat juang dan menghasilkan generasi pewaris takhta yang  lemah.  Ada dua faktor penyebab keruntuhan Daulah Abbasiyah, faktor internal dan  faktor eksternal. 1. Faktor internal lebih banyak berperan sebagai penyebab kehancuran Daulah  Abbasiyah diantaranya ; a. Hubbud Dunya (kecintaan yang berlebihan terhadap kemewahan dunia).  Periode awal Daulah Abbasiyah berkuasa menghasilkan kemakmuran dan  kemewahan hidup di kalangan penguasa. Kondisi...

Para penguasa Daulah abbasyiah

 Daulah Abbasiyah berkuasa  selama lima setengah abad (132 – 656  H / 750 – 1258 M). Dalam masa  kekuasaannya tersebut ada 37 khalifah  yang pernah memimpin, mereka telah  banyak mengukir prestasi dalam  berbagai bidang seperti, kemajuan di bidang administrasi pemerintahan,  kemajuan bidang ilmu pengetahuan, kemajuan bidang politik, kemajuan  bidang militer, kemajuan bidang ekonomi, arsitektur, dan sebagianya.  1. Abul Abbas As-Saffah (Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas), (750 – 754 M). 2. Abu Ja’far Al-Mansyur (Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas), (754 – 775 M). 3. Al-Mahdi (Muhammad bin Abu Ja’far Al-Mansyur), (775 – 785 M). 4. Musa Al-Hadi (Musa bin Al-Mahdi bin Al-Mansyur), (785 – 786 M). 5. Harun Ar-Rasyid (Harun bin Al-Mahdi bin Al-Mansyur), (786 – 809 M). 6. Al-Amin (Muhammad bin Harun Ar-Rasyid), (809 – 813 M). 7. Al-Ma’mun (Abdullah bin Harun Ar-Rasyid), (813 – 833 M).  8. Al-Mu’tas...

Sejarah Berdirinya Daulah Abbasiyah

Sejarah terbentuknya Daulah Abbasiyah tidak dapat terlepas dari perjalanan sejarah Daulah Umayyah. Pada awal terbentuknya, Daulah Umayyah mengalami masa kejayaan. Beragam prestasi mampu dicapai pemerintah Daulah Umayyah, keadaan ini berlangsung hingga masa pemerintahan khalifah al Walid bin Abdul Malik. Setelah itu, kemunduran Daulah Umayyah makin tampak. Sepeninggal khalifah Hisyam bin Abdul Malik, kemunduran itu semakin tampak. Kekacauan terjadi dimana-mana, pertikaian internal keluarga tak terhindarkan.  a. Faktor Pendukung Terbentuknya Daulah Abbasiyah Tentunya kalian masih ingat tentang Daulah Umayyah yang berkuasa selama 90 tahun (660 – 750 M). Sejarawan mencatat cukup banyak kemajuan yang dicapai Daulah Umayyah, mulai wilayah kekuasaan yang membentang dari India hingga Afrika Utara, sistem administrasi pemerintahan yang tertata dengan rapih, penyebaran Islam hingga ke dataran Eropa, hingga kemajuan ilmu pengetahuan.       Terbentuknya Daulah Ab...