e. Seni Budaya Peradaban Islam dalalm bidang seni budaya, sastra mancapai puncak kejayaannya pada masa Daulah Abbasiyah. Kota Baghdad menjadi kota pusat studi ilmu, seni dan sastra. Kemajuan ini disebabkan karena proses asimilasi (pertemuan budaya) antara bangsa Arab dengan bangsa lainnya. Apalagi setelah kegiatan penerjemahan berbagai macam buku dari Yunani, India, Byzantium, dan Persia ke dalam bahasa Arab. Perkembangan peradaban yang dapat diidentifikasi dalam bidang seni budaya dan sastra seperti : Seni Arsitektur Seni arsitektur ini sangat digemari oleh para khalifah. Seni arsitektur ini sangat berguna untuk keperluan membangun gedung, masjid, istana, madrasah, dan kantor pemerintahan. khalifah Abbsiyah tidak segan-segan mendatangkan arsitek-arsitek dari Byzantium, Yunani, Persia, dan India untuk mendisain bangunan dan mengajarkan seni arsitektur bangunan kepada orang Abbasiyah. Bukti dari kemajuan pradaban...
c. Politik dan Militer Bidang Politik Dalam bidang politik Daulah Abbasiyah menjalan hubungan persahabatan yang baik dengan negara-negara lain, diantaranya: 1. Menjalin kerjasama politik dengan Raja Frank di sebagian wilayah Andalusia (Spanyol). Tujuannya adalah, untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh Daulah Umayyah. 2. Menjalin hubungan dengan Afrikan Barat. Tujuannya adalah, menambah kekuatan dan keuasaan Abbasiyah di Baghdad, Irak. Bidang Militer Daulah Abbasiyah pernah mencapai profesionalisme militer yang terjadi pada periode pertama dan periode kedua pemerintahannya. Sekitar 100 tahun lamanya kebijakan politik dan militer sepenuhnya mandiri ditangan para khalifah Daulah Abbasiyah, tanpa dipengaruhi oleh bangsa manapun. . Setidaknya ada empat periode kepemimpinan Daulah Abbasiyah dalam mewujudkan kemandirian politik dan militer : 1. Periode pertama (750-847 M)...